<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>diancakra.COM &#187; Entertainment</title>
	<atom:link href="http://www.diancakra.com/index.php/read/entertainment/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diancakra.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 May 2010 07:01:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Nokia C3 Ancam Ponsel Qwerty Murah China</title>
		<link>http://www.diancakra.com/index.php/2010/05/450/01/45/nokia-c3-ancam-ponsel-qwerty-murah-china.html</link>
		<comments>http://www.diancakra.com/index.php/2010/05/450/01/45/nokia-c3-ancam-ponsel-qwerty-murah-china.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 07:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diancakra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diancakra.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Vendor ponsel lokal musti bersiap, Qwerty murah andalan Nokia segera  datang.
Setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan  pangsa pasar global, vendor ponsel asal Finlandia, Nokia, mencoba  bangkit dengan berbagai strategi. Di antaranya dengan menghadirkan  ponsel Qwerty anyar berbujet rendah.
Baru-baru ini, Nokia  meluncurkan tiga buah ponsel barunya di India, yakni Nokia C3, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/130/53/59/5-ponsel-baru-kawal-nokia-life-tools.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 5 Ponsel Baru Kawal Nokia Life Tools'>5 Ponsel Baru Kawal Nokia Life Tools</a></li><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/221/09/47/nokia-n900-separuh-hp-separuh-komputer.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nokia N900 Separuh HP Separuh Komputer'>Nokia N900 Separuh HP Separuh Komputer</a></li><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/242/11/09/nokia-e72-incar-penggila-email-hadir-di-indonesia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nokia E72 Incar Penggila Email, Hadir di Indonesia'>Nokia E72 Incar Penggila Email, Hadir di Indonesia</a></li></ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a rel="attachment wp-att-451" href="http://www.diancakra.com/index.php/2010/05/450/01/45/nokia-c3-ancam-ponsel-qwerty-murah-china.html/nokia_c3_front_gold1"><img class="size-medium wp-image-451 alignleft" title="nokia_c3_front_gold1" src="http://www.diancakra.com/uploads/nokia_c3_front_gold1-300x300.png" alt="nokia_c3_front_gold1" width="240" height="240" /></a>Vendor ponsel lokal musti bersiap, Qwerty murah andalan Nokia segera  datang.</strong></p>
<p><strong></strong>Setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan  pangsa pasar global, vendor ponsel asal Finlandia, Nokia, mencoba  bangkit dengan berbagai strategi. Di antaranya dengan menghadirkan  ponsel Qwerty anyar berbujet rendah.</p>
<p>Baru-baru ini, Nokia  meluncurkan tiga buah ponsel barunya di India, yakni Nokia C3, Nokia C6,  dan Nokia E5. Namun, ponsel yang telah menyita perhatian banyak orang  adalah Nokia C3, yang merupakan ponsel <em>full Qwerty </em>Nokia  pertama yang berjalan di platform Symbian S40.</p>
<p>Di India, ponsel  ini dibanderol cuma sekitar Rp 1 juta. Padahal desain maupun fitur  ponsel ini bisa dibilang cukup berbobot. Tampilannya mirip dengan Nokia  E73 dengan sudut-sudut yang sedikit lebih bundar.</p>
<p>Walau murah,  ponsel 2G ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur andalan, yaitu  kamera 2 megapiksel, browser webkit dan Opera Mini, Bluetooth 2.1, serta  koneksi WiFi 802.11 b/g yang tidak disediakan oleh ponsel sekelas  besutan Samsung: Corby TXT.</p>
<p>Memori internalnya juga sedikit  lebih besar dari Corby yakni 55MB, dengan slot microSD hingga 8 GB.  Nokia C3 juga didesain untuk mengutamakan penggunaan messaging dan  jejaring sosial.</p>
<p>Ia menyediakan akses satu tombol untuk email  maupun chat melalui Nokia Messaging. Untuk fitur SMS, Nokia  menampilkannya seperti model chat, sehingga konteks dari pesan-pesan  sebelumnya tetap terlihat.</p>
<p>Kemudahan lainnya, pengguna bisa  memposting status atau mengupload foto ke jejaring sosial dengan mudah.  Sekaligus bisa selalu memantau alert dan update dari rekan-rekan  jejaring sosialnya cukup lewat layar utama (<em>home screen</em>).</p>
<p>Tak  hanya mampu merekam foto dan video, ponsel berlayar 2,4 inci (262 ribu  warna) itu, juga bisa memutar radio FM. Dengan baterai Ponsel 1320 mAh,  C3 diklaim bisa tahan <em>standby </em>hingga 20 hari, dan tahan bicara  hingga 7 jam. Tentu saja, kehadiran ponsel ini bakal mengancam ponsel  lokal (China).</p>
<p>Selama ini, vendor ponsel lokal memang telah berhasil menggerus  pangsa pasar Nokia dan ponsel-ponsel bermerk lainnya, bermodalkan format  bentuk Qwerty dan harga yang murah. Diperkirakan ponsel-ponsel lokal  kini telah berhasil merebut sekitar 20-30 persen pangsa pasar ponsel  lokal.</p>
<p>Dengan banderol harga mulai dari 500 ribuan &#8211; 1,5 jutaan,  ponsel-ponsel lokal mengandalkan kemampuan menjalankan dua nomor  seluler sekaligus, serta tampilan yang mirip-mirip dengan model ponsel  BlackBerry atau Nokia seri E yang berharga lebih premium.</p>
<p>Bila Nokia nantinya membanderol C3 sekitar Rp 1 juta-an, hampir  dipastikan bakal menyedot sebagian besar konsumen ponsel lokal. Apalagi,  saat ini Nokia juga telah menurunkan Qwerty laris lainnya, Nokia E63,  dari harga Rp 2 jutaan menjadi Rp 1,65 juta saja.</p>
<p>Belum lagi, di  kuartal ketiga nanti Nokia juga bakal melempar Nokia E5 -Qwerty HSDPA  berkamera 5 MP &#8211; ke pasar, di kisaran Rp 2 juta (dua kali harga C3).</p>
<p>Apa  yang terjadi di Indonesia, juga terjadi di India. Menurut <em>Livemint.com</em>.  saat ini vendor ponsel lokal (China-red) di India menguasai sekitar  17,5 persen dari pangsa pasar.</p>
<p>&#8220;Memang ada elemen reaksi pada  peluncuran ponsel baru ini, namun ini sebenarnya lebih merupakan langkah  strategis kami untuk memperkaya fitur-fitur ponsel kami untuk  menyediakan lebih dari sekadar voice semata,&#8221; kata Anssi Vanjoki,  Executive Vice President Nokia, dikutip dari Livemint.</p>
<p>Sementara  Managing Director Nokia India D. Shivakumar mengatakan bahwa Nokia  memang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi persaingan di pasar.  “Konsumen tidak melihat harga. Mereka akan lebih mencari merk,  kehandalan, inovasi, kepuasan pelayanan serta faktor bentuk ponsel,”  kata Shivakumar. Tentu saja, langkah Nokia juga tak hanya berpengaruh pada vendor  ponsel Qwerty lokal. Melainkan juga, bisa memicu pemain besar lain  seperti Samsung, LG, dan lainnya, untuk lebih meramaikan pertarungan di  segmen Qwerty murah ini. (<a rel="nofollow" target="_blank" href="http://teknologi.vivanews.com" target="_blank">source</a>)</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/130/53/59/5-ponsel-baru-kawal-nokia-life-tools.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 5 Ponsel Baru Kawal Nokia Life Tools'>5 Ponsel Baru Kawal Nokia Life Tools</a></li><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/221/09/47/nokia-n900-separuh-hp-separuh-komputer.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nokia N900 Separuh HP Separuh Komputer'>Nokia N900 Separuh HP Separuh Komputer</a></li><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/242/11/09/nokia-e72-incar-penggila-email-hadir-di-indonesia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nokia E72 Incar Penggila Email, Hadir di Indonesia'>Nokia E72 Incar Penggila Email, Hadir di Indonesia</a></li></ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diancakra.com/index.php/2010/05/450/01/45/nokia-c3-ancam-ponsel-qwerty-murah-china.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatwa Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia tentang Valentine’s Day</title>
		<link>http://www.diancakra.com/index.php/2010/02/357/25/59/fatwa-dewan-dakwah-islamiyah-indonesia-tentang-valentines-day.html</link>
		<comments>http://www.diancakra.com/index.php/2010/02/357/25/59/fatwa-dewan-dakwah-islamiyah-indonesia-tentang-valentines-day.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 05:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diancakra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diancakra.com/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat  begitu banyaknya  pertanyaan ke Dewan Da’wah yang  berkenaan dengan kegiatan Valentine Day, baik itu melalui telepon,  surat, email, dan lain sebagainya, maka kami perlu merespon keinginan  umat untuk mendapatkan kepastian jawaban yang berkenaan dengan kegiatan  Valentine itu sendiri mengingat kegiatan itu sudah begitu banyak  digandrungi kaum muda, dan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.diancakra.com/uploads/valen-days.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-358" title="valen-days" src="http://www.diancakra.com/uploads/valen-days.jpg" alt="valen-days" width="115" height="112" /></a>Mengingat  begitu banyaknya  pertanyaan ke Dewan Da’wah yang  berkenaan dengan kegiatan <a href="http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/362/05/16/valentine-day-bukan-hari-kasih-sayang.html" target="_self">Valentine Day</a>, baik itu melalui telepon,  surat, email, dan lain sebagainya, maka kami perlu merespon keinginan  umat untuk mendapatkan kepastian jawaban yang berkenaan dengan kegiatan  Valentine itu sendiri mengingat kegiatan itu sudah begitu banyak  digandrungi kaum muda, dan lebih memprihatinkan sebagian besar dari  mereka adalah generasi muda Islam.</p>
<p align="justify">Untuk  itulah, demi ketenangan dan kepastian ummat Islam, terutama para orang  tua, dalam mensikapi masalah ini maka kami dari Majlis Fatwa Dewan  Da’wah Islamiyah Indonesia mengeluarkan fatwa yang berkenaan dengan  kegiatan Valentine tersebut guna mengantisipasi persoalan yang dihadapi  umat Islam. Mudah-mudahan fatwa ini akan menjernihkan dan meluruskan  pemikiran sebagian umat Islam yang memang telah terlanjur larut dalam  kegiatan tersebut.</p>
<p align="justify"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma;"><strong><a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.dewandakwah.com/download.php?mod=val10" target="_blank">DOWNLOAD</a></strong> fatwa Dewan Da’wah tentang Valentine’s Day</span></p>
<p align="justify"><a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.dewandakwah.com/" target="_blank">source</a></p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diancakra.com/index.php/2010/02/357/25/59/fatwa-dewan-dakwah-islamiyah-indonesia-tentang-valentines-day.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VALENTINE DAY, Bukan Hari Kasih Sayang</title>
		<link>http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/362/05/16/valentine-day-bukan-hari-kasih-sayang.html</link>
		<comments>http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/362/05/16/valentine-day-bukan-hari-kasih-sayang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 11:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diancakra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diancakra.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki awal bulan Februari berbagai media massa, entah itu Televisi, majalah, surat kabar, radio, iklan-iklan, spanduk, dan berbagai media lainnya mengkampanyekan akan semaraknya penyambutan hari Valentine. Mereka, dengan segala kepentingannya mempromosikan acara-acara Valentine dengan segudang pernik-perniknya. Berbagai tempat mewah semacam hotel, tempat hiburan, dan tempat-tempat wisata lainnya juga memanfaatkan kesempatan itu, para artis pun yang [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.diancakra.com/uploads/valsdy.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-363" title="valsdy" src="http://www.diancakra.com/uploads/valsdy.jpg" alt="valsdy" width="132" height="108" /></a>Memasuki awal bulan Februari berbagai media massa, entah itu Televisi, majalah, surat kabar, radio, iklan-iklan, spanduk, dan berbagai media lainnya mengkampanyekan akan semaraknya penyambutan hari Valentine. Mereka, dengan segala kepentingannya mempromosikan acara-acara Valentine dengan segudang pernik-perniknya. Berbagai tempat mewah semacam hotel, tempat hiburan, dan tempat-tempat wisata lainnya juga memanfaatkan kesempatan itu, para artis pun yang menjadi idola di kalangan remaja ditampilkan guna menarik perhatian.</p>
<p>Pertanyaannya, benarkah Valentine Day itu adalah Hari Kasih Sayang sebagaimana yang dipromosikan pihak-pihak tertentu untuk mengundang simpatik para remaja, termasuk di dalamnya remaja Islam? Ternyata tidak. “Valentine Day, bukan hari kasih sayang, tapi Valentine Day adalah hari ‘Kumpul Kebo’,” ungkap Drs. Dahlan Bashri Thahiri, Lc, MA, ketua Majlis Fatwa Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia.</p>
<p>Dijelaskannya, perayaan ini berawal dari upacara kepercayaan bangsa Romawi yang dilakukan setiap 15 Februari yang diberi nama Lupercalia. Pada hari itu, para remaja laki dan perempuan berkumpul menjadi satu, remaja yang perempuan menuliskan namanya masing-masing, setelah itu dimasukan ke dalam kotak. Setelah komplit nama-nama remaja perempuan yang hadir dalam acara itu dimasukan ke dalam kotak, remaja laki-laki mengundi nama-nama tersebut, begitu nama perempuan itu keluar, langsung perempuan itu menjadi milik remaja lelaki yang mengundinya. Lalu, mereka hidup saling berpasangan satu dengan lainnya. Mereka bebas melakukan apa saja, termasuk di dalam melakukan hubungan seks antar mereka.</p>
<p>Kemudian, ketika agama Kristen menjadi agama negara di Roma, para penguasa Romawi dan tokoh agama Katolik Roma seperti Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I, mengadopsi upacara Lupercalia ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristen, seperti mengganti  nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Akhirnya, pada 496 M, agar upacara itu lebih mendekatkan kepada ajaran Kristen, Paus Gelasius I menjadikan upacara Romowi kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan pada 14 Februari dihukum mati dan dianggap sebagai seorang pahlawan bagi orang Kristen ketika itu.</p>
<p>Dari perjalanan sejarah ini hendaklah remaja Islam diberi pemahaman, tambah Dahlan Bashri, bahwa Valentine Day, bukan hari kasih sayang sebagaimana yang dipopulerkan belakangan ini. Tapi, Valentine tidak lain, berawal dari sebuah upacara kepercayaan bangsa Romawi yang diisi dengan ‘kumpul kebo’ antar sesama pasangan.</p>
<p>Kemudian ketika upacara itu diadopsi menjadi hari Valentine, itupun tidak lain dimaksudkan untuk menghormati dan menghargai tokoh Kristen yang mereka idolakan ketika itu, yang tidak lain adalah seorang yang bernama  St. Valentine.</p>
<p>Memang Valentine Day masih terus digandrungi para remaja, termasuk di dalamnya remaja Islam, akan tetapi dengan semangat da’wah kita wajib mengingatkan kepada mereka, paling tidak kepada para orang tua, untuk terus menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan yang tidak islami ini. (Oma)</p>
<p>(<a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.dewandakwah.com/" target="_blank">source</a>)</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/362/05/16/valentine-day-bukan-hari-kasih-sayang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beginilah Cara Menghitung Rating Sebuah Program Di TV</title>
		<link>http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/302/38/14/cara-menghitung-rating-sebuah-program-di-tv.html</link>
		<comments>http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/302/38/14/cara-menghitung-rating-sebuah-program-di-tv.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 19:38:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diancakra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diancakra.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana pengambilan data kepemirsaan televisi dilakukan?
Pesawat-pesawat TV dan peralatan lain yang dihubungkan dengan TV, misalnya DVD player, Play Station, dll di masing-masing rumah panel dipantau secara elektronik oleh sistem Peoplemeter. Masing-masing anggota rumahtangga diberikan sebuah tombol khusus pada handset Peoplemeter (misalnya tombol 1 untuk Ayah, tombol 2 untuk Ibu, dsb). Anggota rumahtangga diminta untuk menekan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.diancakra.com/uploads/tvset.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-304" title="tvset" src="http://www.diancakra.com/uploads/tvset-150x150.jpg" alt="tvset" width="120" height="120" /></a>Bagaimana pengambilan data kepemirsaan televisi dilakukan?</strong><br />
Pesawat-pesawat TV dan peralatan lain yang dihubungkan dengan TV, misalnya DVD player, Play Station, dll di masing-masing rumah panel dipantau secara elektronik oleh sistem Peoplemeter. Masing-masing anggota rumahtangga diberikan sebuah tombol khusus pada handset Peoplemeter (misalnya tombol 1 untuk Ayah, tombol 2 untuk Ibu, dsb). Anggota rumahtangga diminta untuk menekan tombol handset pada saat menonton TV, dan menekan kembali ketika selesai menonton. Pengambilan data dilakukan melalui dua sistem, yaitu online dan offline. Pada sistem online, data diambil setiap malam melalui sistem telepon yang diset secara otomatis dan dihubungkan dengan sistem pengolahan data sentral di kantor AGB Nielsen Media Research. Sistem online ini dilakukan untuk penarikan data harian (daily rating) di kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sedangkan rumah panel yang masih offline di kota lainnya akan didatangi petugas Liaison Officer untuk mengganti modul (alat perekam data) setiap hari Minggu untuk data kepemirsaan hari Minggu hingga Sabtu pada minggu sebelumnya.</p>
<p><strong>Siapa saja yang dijadikan panel dalam pengukuran kepemirsaan televisi (Television Audience Measurement)?</strong></p>
<p><strong> </strong>Anggota dari rumahtangga yang memiliki pesawat televisi dalam kondisi berfungsi dengan baik dan berusia 5 tahun ke atas. Semua rumah tangga di 10 area survei AGBNielsen memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi panel melalui penyaringan dan pemilihan dengan metode stratified random sampling (penarikan sampel secara acak bertingkat yang dimulai dari tingkat kotamadya hingga ke tingkat RT/Rukun Tetangga; dari masing-masing RT terpilih dipilih satu rumahtangga untuk menjadi panel). Dengan demikian, tidak ada satu rumahtangga pun yang dapat mengajukan diri untuk menjadi panel.</p>
<p><strong>Bagaimana metode Stratified Random Sampling dilakukan dalam proses pemilihan panel?</strong></p>
<p><strong> </strong>Pertama-tama, 50 unit rumah tangga dalam lokasi yang memiliki TV dan berada pada lokasi yang berdekatan dikelompokkan dalam sebuah Primary Sampling Unit (PSU). Kemudian, pada masing-masing PSU, rumah-rumah dalam interval tertentu didata demografinya. Kemudian hasil pendataan tersebut dikompilasi, dan dipilih secara acak rumah tangga untuk dijadikan panel dengan mempertimbangkan proporsi umur, gender, serta SES sesuai dengan kondisi populasi. Proporsi populasi didapatkan dari hasil TV Establishment Survey.</p>
<p><strong>Apakah yang dimaksud dengan TV Establishment Survey ?</strong></p>
<p>TV Establishment Survey merupakan survei yang dilaksanakan secara tahunan dan bertujuan untuk :</p>
<ol>
<li>Menetapkan ukuran dan profil demografi penduduk yang memiliki televisi di kota-kota yang dijadikan target Peoplemeter, juga karakteristik penerimaan televisi serta detail kepemilikan barang-barang rumah tangga dari rumah-rumah di area-area itu.</li>
<li>Untuk mengidentifikasi variabel-variabel demografik untuk penghitungan jumlah populasi yang sebenarnya dan proyeksi selama pembuatan TV rating. Juga untuk mengetahui jumlah total masing-masing variabel.</li>
<li>Untuk membentuk kelompok rumah tangga menjadi panel Peoplemeter.</li>
<li>Untuk menetapkan atau meninjau variabel kontrol dan matrix kontrol untuk pemeliharaan panel.</li>
<li></li>
</ol>
<p><strong>Mengapa tingkat penyebaran panel tidak sama di tiap kota?</strong></p>
<p><strong> </strong>Survey AGBNielsen mencakup 10 kota besar, yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, dan Banjarmasin. Tingkat penyebaran panel didasarkan pada survei awal atau Establishment Survey (ES) di 10 kota tersebut. Dari ES, akan didapatkan jumlah rumah tangga (berusia 5 tahun ke atas) yang memiliki TV yang berfungsi dengan baik atau disebut populasi TV. Dari populasi TV, akan diperoleh proporsi populasi TV untuk masing-masing area. Berdasarkan ES, proporsi populasi TV di 10 kota secara berturut-turut adalah: Jakarta-55%, Surabaya-20%, Bandung-5%, Yogyakarta-5%, Medan-4%, Semarang-3%, Palembang-3%, Makassar-2%, Denpasar-2%, dan Banjarmasin-1%. Dengan demikian, jumlah panel yang direkrut adalah berdasarkan pada proporsi populasi TV di masing-masing kota tersebut. Dengan kepemilikan TV di Jakarta adalah 55% dari total kepemilikan TV di 10 kota, maka 55% panel yang direkrut ada di Jakarta, dst.</p>
<p>Hal yang sama juga berlaku dalam hal penyebaran panel berdasarkan target pemirsa, misalnya Status Ekonomi Sosial (SES), pendidikan, pekerjaan, dsb. Sama dengan penyebaran panel per area yang telah dijelaskan diatas, pembagian panel per SES juga didasarkan atas ES. Jika dari ES tergambar bahwa populasi TV Jakarta sejumlah 19% berasal dari SES A, maka panel SES A yang direkrut pun sebanyak 19% dari total panel Jakarta.</p>
<p><strong>Berapa lama usia panel dan bagaimana prosedur penggantian panel?</strong></p>
<p><strong> </strong>Lamanya sebuah rumahtangga menjadi panel adalah maksimal 2 tahun, namun penggantian panel tidak dilakukan secara serentak. Tingkat berhentinya suatu rumahtangga sebagai panel secara normal adalah 20-25% dari rumahtangga yang ter-install setiap tahunnya. Tidak ada penggantian yang dipaksakan dalam keadaan normal. Selain penggantian secara normal terjadi pula penggantian panel diakibatkan karena beberapa alasan, diantaranya:<br />
- Penolakan panel rumahtangga untuk meneruskan kerjasama<br />
- Menolak karena tidak memperbolehkan meng-install semua TV<br />
- Perubahan pada kondisi/keadaan anggota rumah tangga<br />
- Pindah rumah/renovasi</p>
<p><strong>Apa yang sesungguhnya diberikan oleh TAM untuk industri?</strong></p>
<p><strong> </strong>TAM (TV Audience Measurement) memberikan masukan (dalam kepemirsaan TV) bagi agensi periklanan dan pemilik produk yang menggunakan TV sebagai medium untuk mengkomunikasikan produk mereka.</p>
<p><strong>Apakah Rating Program?</strong></p>
<p><strong> </strong>Rating Program adalah rata-rata pemirsa pada program tertentu yang dinyatakan sebagai persentase dari kelompok sampel atau potensi total. Angka Rating Program didasarkan atas unit waktu terkecil 1 menit.</p>
<p><strong>Mengapa rating program diperlukan?</strong></p>
<p><strong> </strong>Karena jaringan, stasiun TV, dan produser program tentunya ingin mengetahui apakah orang menyaksikan acara mereka atau tidak, siapa saja yang menonton, dan berapa banyak jumlahnya.</p>
<p><strong>Kapan rating program dipakai?</strong></p>
<p><strong> </strong>Ketika ingin mengetahui banyaknya pemirsa yang menonton suatu program pada lintas periode waktu tertentu.</p>
<p><strong>Kapan share pemirsa dipakai?</strong></p>
<p><strong> </strong>Share dapat digunakan ketika ingin mengukur persentase pemirsa yang menonton program tertentu dibandingkan dengan program-program lainnya dalam periode waktu yang sama.</p>
<p><strong>Jika rating sebuah program rendah, tidakkah akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan?</strong></p>
<p><strong> </strong>Beberapa pelaku penyiaran memutuskan untuk melanjutkan program tertentu tanpa harapan untuk meraih rating tertinggi. Beberapa lainnya memutuskan untuk menghentikan tayangan. Hal ini tergantung pada tujuan utama dan strategi bisnis mereka.</p>
<p><strong>Apakah TAM mengukur kualitas program acara?</strong></p>
<p><strong> </strong>Tentu saja tidak. Hasil pengukuran hanya akan memberitahu tentang berapa banyak orang yang menyaksikan acara mereka atau kuantitasnya. Banyaknya jumlah orang yang menonton pun tidak bisa secara langsung dikaitkan dengan alasan suka/tidak suka</p>
<p><strong>Jika responden lupa menggunakan handset Peoplemeter ketika sedang menonton TV, bagaimana pengumpulan data kepemirsaan dari responden tersebut ?</strong></p>
<p><strong> </strong>Jika TV menyala tanpa seorangpun menekan tombol pada handset, perangkat Peoplemeter akan memberikan sinyal peringatan berupa suara dan running text “Siapa menonton?”. Jika suara dan teks tersebut diacuhkan, AGBNielsen akan bisa mengidentifikasikannya saat data diproses melalui Periodic Statistic Report terhadap “analisis kepemirsaan yang tidak lolos produksi”. Ada patokan tertentu untuk data kepemirsaan yang lolos quality control produksi. Jika patokan tersebut terlampaui, maka data kepemirsaan dari rumahtangga tertentu akan disingkirkan dan tidak akan diproses. AGBNielsen juga akan mengirim petugas untuk melakukan re-edukasi panel untuk menekan tombol. Jika rumahtangga panel tidak memperlihatkan perkembangan setelah dire-edukasi, maka panel akan dilepas untuk diganti dengan panel yang baru.</p>
<p><strong>Apa imbalannya untuk keluarga responden?</strong></p>
<p><strong></strong>Sebagai apresiasi atas partisipasi sebagai responden AGBNielsen, panel mendapatkan poin setiap bulannya. Panel dapat memilih hadiah yang berupa perabot rumahtangga, seperti timbangan, pan, setrika, tea set, dinner set, panci, kompor, blender, dsb – dari katalog AGBNielsen berdasarkan poin yang dikumpulkan. Semakin lama waktu kerjasama, semakin besar poin yang bisa dikumpulkan. Nilai nominal hadiah yang diberikan tergantung pada jumlah poin tersebut. / kaskus.us</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diancakra.com/index.php/2010/01/302/38/14/cara-menghitung-rating-sebuah-program-di-tv.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebelum Meninggal, Kaki Ellya Khadam Mendadak Bengkak</title>
		<link>http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/92/11/49/sebelum-meninggal-kaki-ellya-khadam-mendadak-bengkak.html</link>
		<comments>http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/92/11/49/sebelum-meninggal-kaki-ellya-khadam-mendadak-bengkak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 11:11:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maylansky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Artis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diancakra.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Elia Kadam tergolong orang yang jarang memeriksakan kesehatan ke dokter. Sehari sebelum meninggal, kaki penyanyi senior ini mendadak membengkak.
Sebenarnya, Elia sudah divonis diabetes sejak awal tahun ini. Namun, dia jarang kontrol ke dokter jika tidak merasakan sakit. Keluhan sakit tidak dirasakan Elia hingga akhirnya Minggu, 1 November 2009, kakinya mendadak bengkak.
&#8220;Minggu kemarin kakinya bengkak, gulanya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/64/40/22/biduanita-era-50-an-ellya-si-boneka-india-khadam-wafat.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biduanita era 50-an Ellya &#8220;Si Boneka India&#8221; Khadam Wafat'>Biduanita era 50-an Ellya &#8220;Si Boneka India&#8221; Khadam Wafat</a></li></ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Elia Kadam tergolong orang yang jarang memeriksakan kesehatan ke dokter. Sehari sebelum meninggal, kaki penyanyi senior ini mendadak membengkak.</p>
<p>Sebenarnya, Elia sudah divonis diabetes sejak awal tahun ini. Namun, dia jarang<img class="alignright size-thumbnail wp-image-96" title="AAsLlwrCzAM" src="http://www.diancakra.com/uploads/AAsLlwrCzAM-150x150.jpg" alt="AAsLlwrCzAM" width="150" height="150" /> kontrol ke dokter jika tidak merasakan sakit. Keluhan sakit tidak dirasakan Elia hingga akhirnya Minggu, 1 November 2009, kakinya mendadak bengkak.</p>
<p>&#8220;Minggu kemarin kakinya bengkak, gulanya 237. Saya larikan ke dokter dan coba diberikan obat untuk mengatasi gula darahnya. Saya juga sempat tanya, apa perlu dirawat?. Tapi ternyata tidak perlu,&#8221; tutur cucu Elia, Denny Syahlani, saat dihubungi di Citayam, Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/11/2009).</p>
<p>Penyakit itu kian parah. Senin, 2 November, tiba-tiba Elia jatuh anfal. &#8220;Setelah makan sore sekitar jam lima, nenek (Elia) jatuh anfal. Saya kaget dan saya langsung jemput dokter untuk ke rumah,&#8221; jelas Denny.</p>
<p>Sayang, maut tak bisa ditolak. Penembang Boneka dari India itu sudah menghembuskan napas terakhir ketika Denny dan dokter tiba di rumah.</p>
<p>Artis yang meninggal dalam usia 71 tahun itu dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo, Casablanca, Jakarta Selatan.</p>
<p>Sumber: <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.okezone.com" target="_blank">okezone.com</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/64/40/22/biduanita-era-50-an-ellya-si-boneka-india-khadam-wafat.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biduanita era 50-an Ellya &#8220;Si Boneka India&#8221; Khadam Wafat'>Biduanita era 50-an Ellya &#8220;Si Boneka India&#8221; Khadam Wafat</a></li></ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/92/11/49/sebelum-meninggal-kaki-ellya-khadam-mendadak-bengkak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biduanita era 50-an Ellya &#8220;Si Boneka India&#8221; Khadam Wafat</title>
		<link>http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/64/40/22/biduanita-era-50-an-ellya-si-boneka-india-khadam-wafat.html</link>
		<comments>http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/64/40/22/biduanita-era-50-an-ellya-si-boneka-india-khadam-wafat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 09:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maylansky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Menyanyi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.diancakra.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Informasi meninggalnya Ellya didapat INILAH.COM dari situs pertemanan Facebook. Dari status Facebook pelawak Indro Warkop menyebutkan Ellya meninggal di Bogor. Berikut isi status Indro selengkapnya:
Innalilahi wa innailaihi roji&#8217;un, turut berduka cita atas wafatnya ibu Hj Ellya Khadam, artis melayu senior, hari Senin malam ini di Bogor. Semoga almarhum diterima di sisinya, diterima amal ibadahnya dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/92/11/49/sebelum-meninggal-kaki-ellya-khadam-mendadak-bengkak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sebelum Meninggal, Kaki Ellya Khadam Mendadak Bengkak'>Sebelum Meninggal, Kaki Ellya Khadam Mendadak Bengkak</a></li></ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-65" src="http://www.diancakra.com/uploads/Ellya_Khadam1-150x150.jpg" alt="Ellya_Khadam[1]" width="150" height="150" />Informasi meninggalnya Ellya didapat <em>INILAH.COM</em> dari situs pertemanan <em>Facebook</em>. Dari status <em>Facebook</em> pelawak Indro Warkop menyebutkan Ellya meninggal di Bogor. Berikut isi status Indro selengkapnya:</p>
<p><em>Innalilahi wa innailaihi roji&#8217;un, turut berduka cita atas wafatnya ibu Hj Ellya Khadam, artis melayu senior, hari Senin malam ini di Bogor. Semoga almarhum diterima di sisinya, diterima amal ibadahnya dan diampuni semua dosa-dosanya.</em></p>
<p>Seperti diketahui, diawal karirnya Ellya Khadam pernah bernyanyi bersama Titiek Puspa dan Aminah Banowati dalam sebuah pertunjukan di stadion Ikada (kini lapangan Monas), juga di Gedung Kesenian (kini bioskop City). Juga dengan Munif, Muchsin (suami Titiek Sandhora) dan Mansyur S (pemilik OM Rhadesa).</p>
<p>Suara Ellya Khadam untuk pertama kali direkam (lewat Piringan Hitam) pada tahun 1957 lewat lagunya “Sinar Mesra”, ciptaan Husin Bawafie yang kala itu diiringi oleh Orkes Melayu siar Kemala pimpinan A Kadir. Proses rekaman dilakukan di Surabaya oleh suami almarhumah bintang film Titin Sumarni: Bustari. Namun dari sekian banyak lagunya, <em>Boneka dari India</em> yang dirilis tahun 1962 dinilainya paling berhasil. Sejak lagu itu, nama Ellya Khadam makin bersinar. Dan sosok jelmaan <em>Boneka dari India</em> pun melekat padanya.</p>
<p>Suaranya yang merdu dengan intonasi meliuk-liku menjadi cirri khas penyanyi yang menghabiskan masa kecilnya di Kawi, Jakarta. Majalah <em>Tempo</em> edisi Juni 1976 pernah menulis, Ellya Khadam merupakan salah satu peletak dasar menyanyi dangdut wanita, yang mengkombinasikan unsur-unsur India. Mengapa lagu Melayu yang ke-India-India-an? Menurut Ellya, yang sudah muncul sebagai figuran di lebih dari 20 film Indonesia, tak lain karena membanjirnya film India saat itu.</p>
<p>Selain kemampuan bernyanyi dan berjoget, Ellya Khadam juga pintar membuat lirik. Tak heran, sekitar 1970-an, dia mencoba mandiri dengan membuat grup musik sendiri bernama El Sitara. Bersama salah seorang anggotanya, Rudy Anand (anggota El Sitara) Ellya juga membuat grup musik Orkes Melayu “Anamika” yang anggotanya antara lain Titin Satiri,Eva Yusuf, Munief, Bahasoan dan Ahmad Alatas.</p>
<p>Perusahaan rekaman ternama Indonesia saat itu, Remaco Record, pernah merekam suara khas Ellya Khadam bersama grupnya, El Sitara dalam satu album bersama dengan grup musik SONETA pimpinan Rhoma Irama. Di album itu Ellya menyumbangkan delapan lagu andalan, hasil ciptaan dirinya sendiri juga bersama dengan dengan Munief, Hanief dan Husin.</p>
<p>Di album ini Ellya menyanyikan <em>Le Olang, Sakit Hati, Kucing Kurus, Senyum dan Rayu, Tiap Senja, Periangan, Jiwa Bersemi</em>, dan Pujian. Sisanya dinyanyikan Munief dan M Kelana yang juga personel El Sitara.</p>
<p>Sumber:  <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://artis.inilah.com" target="_blank">inilah.com</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/92/11/49/sebelum-meninggal-kaki-ellya-khadam-mendadak-bengkak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sebelum Meninggal, Kaki Ellya Khadam Mendadak Bengkak'>Sebelum Meninggal, Kaki Ellya Khadam Mendadak Bengkak</a></li></ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.diancakra.com/index.php/2009/11/64/40/22/biduanita-era-50-an-ellya-si-boneka-india-khadam-wafat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
